
Setiap tahun, SD Strada Yos Sudarso mengadakan kegiatan rekoleksi bagi seluruh siswa kelas 6 sebagai kesempatan untuk semakin mengenal kasih Tuhan, merefleksikan pengalaman hidup, serta mempersiapkan diri menghadapi tahap pendidikan berikutnya. Ada yang berbeda pada kegiatan rekoleksi tahun ini. Jika pada tahun-tahun sebelumnya rekoleksi dilaksanakan di lingkungan sekolah, kali ini para siswa berkesempatan mengikuti rekoleksi di Civita Youth Camp.
Rombongan siswa kelas 6 didampingi oleh wali kelas, yaitu Bapak Adi Suryobintoro dan Ibu Agustin. Rombongan berangkat dari sekolah pada pukul 06.00 WIB menggunakan dua bus kecil dan tiba dengan selamat di Civita Youth Camp pada pukul 07.12 WIB.
Setibanya di lokasi, siswa-siswi peserta rekoleksi disambut dengan hangat dan ramah oleh para suster, bruder, dan frater dari tim Civita Youth Camp. Karena masih terdapat waktu sebelum kegiatan rekoleksi dimulai, para siswa diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi lingkungan Civita. Mereka menikmati segarnya udara pagi, melihat kolam, duduk di saung yang berada di tengah kolam, serta mengamati berbagai tanaman dan hewan peliharaan yang ada di lingkungan Civita. Suasana pagi yang asri membuat para siswa semakin bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan.
Mengenal Kasih Tuhan yang Membuat Kita Peduli
Tepat pukul 08.00 WIB, kegiatan rekoleksi dimulai. Acara diawali dengan doa dan menyanyikan Mars Strada. Selanjutnya, Ibu Agustin memberikan pengantar rekoleksi dengan tema “Kasih-Nya Membuatku Peduli dan Berani Meraih Mimpi.”
Para siswa kemudian diperkenalkan dengan tim Civita yang akan mendampingi mereka sepanjang kegiatan, yaitu Rm. Suharyadi, Sr. Jeanice Lovena, Fr. Ako, Fr. Nohan, Br. Justino, Br. Remi, Sr. Tekla, Sr. Liani, Sr. Regina, Sr. Brigitta, dan Sr. Lita.
Pada sesi pertama, siswa-siswi diajak untuk semakin mengenal kasih Tuhan yang hadir melalui keluarga dengan materi “Kasih Tuhan Membuatku Peduli.” Dengan menggunakan foto keluarga yang telah mereka bawa, para siswa diajak menggali dan menyadari berbagai bentuk kasih Tuhan yang mereka alami melalui orang-orang terdekat, khususnya keluarga.
Beberapa siswa mendapatkan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan refleksi di hadapan teman-temannya. Mereka menyampaikan sharing dengan penuh antusias dan sukacita. Agar suasana tetap hidup dan menyenangkan, tim Civita juga memberikan berbagai ice breaking yang menarik. Para siswa pun mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan keceriaan.

Berani Meraih Mimpi
Setelah beristirahat sejenak untuk menikmati snack dan minuman, kegiatan dilanjutkan dengan sesi kedua yang bertema “Berani Meraih Mimpi.”
Dalam sesi ini, siswa-siswi diajak untuk lebih mengenali cita-cita dan harapan mereka serta memahami bahwa sebuah mimpi perlu diperjuangkan melalui usaha, keberanian, dan ketekunan.
Dengan pendampingan yang hangat dan menyenangkan, para siswa menuliskan cita-cita serta harapan mereka pada kertas origami yang dibentuk dengan berbagai kreativitas. Hasil karya tersebut nantinya akan disampaikan kepada orang tua masing-masing sebagai bentuk ungkapan harapan dan cita-cita mereka.
Kembali beberapa siswa mendapat kesempatan untuk menyampaikan sharing. Dengan wajah penuh kegembiraan, mereka menceritakan cita-cita dan harapan yang ingin mereka raih. Kegiatan ini menjadi momen yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi para siswa dalam melihat masa depan dengan penuh harapan.

Dikuatkan dalam Perayaan Ekaristi
Rangkaian rekoleksi kemudian ditutup dengan Perayaan Ekaristi di Kapel C2. Misa dipimpin oleh Rm. Suharyadi.
Para siswa yang mendapat tugas dalam perayaan Ekaristi mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Felix bertugas sebagai lektor, Helen sebagai dirigen, sementara Karenza dan Toreno menyampaikan sharing mewakili masing-masing kelas. Doa umat dibawakan oleh lima siswa, yaitu Justine, Griselda, Kania, Natasha, dan Agatha.
Dalam sharing-nya, Karenza dan Toreno mengungkapkan kegembiraan karena melalui kegiatan rekoleksi mereka memperoleh pengalaman iman yang berharga serta semakin dikuatkan dalam mengenal kasih Tuhan. Mereka juga menyampaikan harapan agar setelah mengikuti rekoleksi, mereka dapat terus bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.
Dalam homilinya, Rm. Suharyadi juga memberikan pesan kepada siswa-siswi agar semakin siap dan mantap dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Beliau mengingatkan para siswa untuk mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh menghadapi ujian akhir kelas 6, sehingga dapat memperoleh hasil yang memuaskan.
Setelah Perayaan Ekaristi, Bapak Adi Suryobintoro menyampaikan sambutan penutup sekaligus berpamitan kepada tim Civita Youth Camp sebelum rombongan kembali ke sekolah.
Pulang Membawa Sukacita dan Harapan
Sebelum meninggalkan Civita Youth Camp, seluruh siswa dan guru berfoto bersama Rm. Suharyadi dan seluruh tim Civita. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dengan menu lezat yang telah dipersiapkan.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, rombongan meninggalkan Civita Youth Camp pada pukul 13.00 WIB untuk kembali ke sekolah. Keberangkatan rombongan diiringi lambaian tangan penuh kasih dari tim Civita Youth Camp. Para siswa tiba kembali di sekolah dengan selamat pada pukul 14.00 WIB.
Melalui kegiatan rekoleksi ini, diharapkan seluruh siswa kelas 6 semakin menyadari dan mengenal kasih Tuhan yang senantiasa menyertai perjalanan hidup mereka. Bekal iman dan refleksi yang diperoleh diharapkan dapat membantu mereka dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian akhir kelas 6 dengan penuh semangat, keberanian, dan tanggung jawab.
Lebih dari itu, rekoleksi ini menjadi kesempatan berharga bagi para siswa untuk semakin mempererat persaudaraan, saling peduli, berbagi kebahagiaan, serta bertumbuh bersama menjadi pribadi yang lebih baik.
Semoga pengalaman indah di Civita Youth Camp tidak berhenti ketika kegiatan berakhir, tetapi terus menjadi bekal bagi siswa-siswi kelas 6 dalam melangkah meraih cita-cita dan menyongsong masa depan.

Kasih-Nya membuat kita peduli.
Kasih-Nya membuat kita berani meraih mimpi.
SD STRADA YOS SUDARSO!
CERDAS… BERKARAKTER… KREATIF… SIAP… JAYA!
Recent Comments